Minggu, 30 Oktober 2016

Kemarin dan Sekarang

Betapa anehnya apa yang disebut dengan waktu, dan betapa ganjilnya kita ini . . .
Waktu  telah benar-benar berubah, ia telah merubah kita . . .
Waktu menggeser langkahnya ke depan, wajahnya terbuka ,,
mengingatkan dan membesarkan hati kita . . .


          Kemarin kita mengeluh tentang waktu, membahas setiap detak jam berputar ,,
          tubuh kita getar ketika diterornya . . .
          Tetapi, sekarang kita telah belajar untuk mencintai dan takzim kepadaNya ,,
          karena kita telah mengerti kemauan, sifat, rahasia dan misteriNya . . .


Kemarin kau terdiam seperti arus air di sungai yang begitu tenang ,,
membuat sekelilingmu menikmati kesejukannya . . .
Sekarang  arus itu mengikuti alurnya hingga terjun
hanya untuk bertemu dengan arus lain ,,
kau baru bertemu dengan arus itu lalu ada ungkapan rasa syukurmu ,,
kemudian kau menjaga arus itu dengan baik . . .
Hingga aku bersyukur pula dengan alur yang diberikan olehNya . . .

Tertanda Ma'mummu, wahai Calon Imamku . . . . . . .





By: Huriyah Sang Pena

Tidak ada komentar:

Posting Komentar